Selasa, 24 September 2019

Praktikum 21 : Percabangan pada PHP

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Bertemu lagi di postingan baru. Lagi-lagi nih kita membahas si percabangan, tapi kali ini kita akan membahasnya untuk si PHP ini nih.



Diatas merupakan studi kasus pertama untuk menghitung nilai UN. Berikut tampilannya ketika di RUN.



Studi kasus diatas masih termasuk dalam penggunaan method POST yaa teman-teman. Masih menyambung dengan postingan sebelumnya, jadi bagaimana, kalian sudah paham belum nih menggunakan method POST dan GET?

Yuk sekarang mari kita masuk ke contoh pertama penggunaan if-else pada PHP.




Gimana? Sudah dapat penggambaran?

Sekarang mari kita kenalan sama yang baru, namanya ternary. Begini nih bentuknya.



Sudah mengerti belum? Nih saya kasih contoh satu lagi, yaitu studi kasus ketiga untuk membuat program serupa seperti diatas namun untuk menentukan apakah bilangan tersebut positif atau negatif.



Hayooooo, ternary ini lebih sederhana bentuknya dari sintaks if-else.



Praktikum 20 : Penanganan Input User pada PHP

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Bertemu lagi di postingan terbaru masih lanjuuuut membahas PHP nih. Kali ini kita bakal kenalan sama GET dan POST nih.

Apa sih GET sama POST ini? GET dan POST ini adalah form method. Yang seperti apa sih mereka? Yuk, kita lihat contohnya.


Save file diatas dengan nama latihanPost.php 


Dan jangan lupa untuk membuat file proses diatas dengan nama file proses.php

Setelah di Run, jangan lupa untuk mengetikkan localhost pada adress bar nya untuk melihat hasilnya.

Begini hasilnya setelah di Run.


Isi textbox diatas lalu klik kirim, maka yang akan muncul adalah sebagai di bawah ini.

Lalu selanjutnya ada contoh dari GET nih, simak yuk!


Save file diatas dengan nama latihanget.php dan jangan lupa save file di bawah juga dengan nama prosesget.php



Selanjutnya mari kita coba Run yak!


Sama seperti tadi, isi textbox nya lalu klik kirim maka akan muncul seperti di bawah ini.







Ayo, menurut kalian apa perbedaan GET dan POST ini? Sudah saya perlihatkan jelas loooh hahaha.

Clue : Lihat adress bar pada hasil run!

Sudah bisa menemukan perbedaannya? Pasti sudah bisa yaaa!

Jadiiiii, secara mendasar POST digunakan untuk mengirim data ke server, sedangkan GET untuk mengambil data dari server. Secara teknis, GET diproses lebih sedergana karena permintaan dikirimkan melalui alamat halaman (URL) dengan sistem penulisan secara berpasangan yaitu nama, variabel dan nilainya, dan pemisahan variable menggunakan karakter &.

Pengiriman data dengan POST lebih tertutup dan jauh lebih aman karena data yang dikirimkan tidak terlihat.

Agar lebih paham lagi, saya akan melampirkan dua studi kasus yang saya kerjakan disini. Cus ke yang pertama.



Ini untuk file input, save dengan nama registrasi.php


Ini untuk file output, save dengan nama lihat.php

Dan yuk, kita coba Run.


Isi form lalu klik daftar, maka akan muncul contoh format sebagai dibawah ini.



Lalu contoh kedua sebagai berikut.


Save file diatas dengan nama newpost.php


Jangan lupa untuk membuat method post nyaaa, save dengan nama viewpost.php

Lalu cus di RUN.


Masukkan apa yang ingin diisi lalu klik Post, maka akan muncul contohnya seperti di bawah ini.





Sekian saja untuk postingan kali ini, terimakasih sudah berkunjung.

Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.


Selasa, 17 September 2019

Praktikum 19 : PHP (Hypertext Preprocessor)

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Bertemu lagi di postingan baru, kali ini kembali ngoding lagi guys, hahaha~

Saya bakal membahas soal PHP nih disini, ett tapi bukan PHP atau Pemberi Harapan Palsu loh ya. PHP disini memiliki kepanjangan Hypertext Preprocessor. PHP sendiri adalah bahasa yang dirancang khusus untuk pemrograman web. Awalnya, PHP adalah kepanjangan dari Personal Home Page yang pertama kali diciptakan oleh Rasmus Lerdorf. PHP pertama kali diciptakan untuk keperluan mencatat jumlah pengunjung homepage nya.

PHP ini adalah salah satu bahasa server-side yang paling populer. PHP juga mudah dibuat dan cepat dijalankan. PHP dapat berjalan dalam web server yang berbeda, seperti Apache, PWS, IIS dan sebagainya.. PHP juga dapat berjalan dalam OS yang berbeda. PHP diterbitkan secara open source alias gratis. PHP ini juga termasuk bahasa yang embedded atau bisa diletakkan dalam tag HTML.

Aturan umum scripting PHP ini adalah menggunakan tag buka <?php dan tag tutup ?> dan disimpan dalam file format ".php". Tidak seperti Javascript, PHP ini tidak case sensitive, jadi penulisan kapital atau tidaknya bebas terserah Anda~

Satu lagi, setiap satu statement selalu dan harus diakhiri oleh semicolon atau titik koma (;).

Bagaimana cara penulisan variable pada PHP?

Setiap variable wajib diawal dengan karakter "$". Contoh, $nama_variable

Ada 3 tipe data pada PHP, yaitu integer (bilangan bulat), double (bilangan real), dan string (teks). Untuk penulisan tipe data string wajib memakai petik satu (' ') atau tanda petik (" ").

Untuk penulisan komentar pada PHP, seperti biasa menggunakan // jika hanya ingin mengomentari 1 baris dan menggunakan /* */ jika ingin mengomentari lebih dari satu baris.

Gimana? Pusing tidak? Hehe. Tenang-tenang, seperti biasa saya akan melampirkan beberapa contoh pengcodingannya. Yuk, beralih ke contoh pertama.



Cara untuk Run program ini, terlebih dahulu harus menyalakan XAMPP. Lalu run program di browser dan pada adress bar ketik localhost/sesuaifoldertempatkalianmenyimpanfilenya/file.php

Seperti contoh, saya menyimpan program diatas di folder PWPB dengan nama file Latihan1.php maka saya mengetikkan localhost/PWPB/Latihan1.php pada adress bar nya dan berikut yang akan muncul.


Selanjutnya saya akan sedikit membahas sedikit tentang lingkup variable, dibedakan menjadi 3 jenis,, yaitu:


  1. Variable Global adalah variable yang bersifat global yang dapat dikenal dan digunakan oleh seluruh bagian script PHP.
  2. Variable Lokal adalah variable yang didefinisikan dalam suatu fungsi sehingga variable tersebut bersifat hanya dapat dikenali dan digunakan dalam fungsi yang mendeklarasikan variable tersebut.
  3. Variable Static adalah variable yang hanya ada dalam lingkup lokal suatu fungsi. Variable tidak menghilangkan nilai akhirnya ketika selesai dieksekusi dan meninggalkan fungsi tersebut.
Pada PHP juga terdapat pengelompokkan tipe data. PHP mendukung 8 tipe data. Tipe data scalar (Boolean, Integer, Floating-point, String), tipe data compound (array, object), dan tipe data khusus (resource, null).

Tipe data Boolean adalah tipe data paling sederhana, yakni untuk menyatakan suatu nilai kebenaran TRUE atau FALSE yang bersifat case sensitive. Contoh: $lulus = TRUE;

Berikut saya berikan contohnya.



Dan apabila di Run, begini tampilannya.

Selanjutnya mari kita bahas String. String adalah sekumpulan karakter. Dalam PHP, suatu karakter dianggap sebagai suatu byte sehingga ada 256 karakter berbeda. Suatu literal string dapat dinyatakan dengan tiga cara yang berbeda, yaitu:

  • Tanda Petik Tunggal (Single Quoted)
Berikut akan saya lampirkan contohnya.



Dan begini tampilannya saat di Run.


  • Tanda Petik Ganda (Double Quoted)
Berikut saya lampirkan contohnya.



Dan begini tampilannya ketika di Run.


  • Heredoc Sintax
String juga dapat dibatasi menggunakan tanda heredoc sintax ("<<<"). Identifier dituliskan setelah tanda <<<, diikuti string, dan kemudian ditutup kembali dengan identifier yang sama.

Teks heredoc berlaku seperti halnya suatu string dalam apitan tanda petik ganda yang dibuat tanpa petik ganda. Variable yang terdapat dalam heredoc sintax akan ditampilkan nilainya, tetapi hati-hatilah dalam penempatan variable tersebut agar tidak dianggap sebagai bagian dari string.

Berikut contohnya.



Dan begini tampilannya ketika di Run.


Terakhir, ada kuis yang saya kerjakan.




Dan begini tampilannya ketika di Run.



Yaaaak, cukup sekian sudah untuk postingan kali ini. Saya harap bisa membantu Anda~

Terimakasih sudah berkunjung~

Wassalamu'alaikum warrahamtullahi wabarakatuh.


Praktikum 18 : Review Web/Aplikasi E-Commerce (myIM3)

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Bertemu lagi di postingan baru! Yeay!

Apa kabar kalian? Saya harap kalian baik-baik saja ya^^

Saya disini tidak membawa codingan seperti sebelumnya, tapi saya disini akan mereview (menganalisis) web/aplikasi e-commerce, dan yang saya pilih adalah myIM3.

Hai para pengguna setia kartu Indosat, pasti kalian akrab kan dengan aplikasi satu ini. Bagi yang baru menggunakan kartu Indosat dan belum mengenal aplikasi ini, saya harap postingan ini dapat membantu kalian!

Pertama, aplikasi ini bisa kalian dapatkan di Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS.


Tampilan pertama setelah mendownload dan membuka aplikasi adalah, memasukkan nomor telepon, memvalidasi nomor dengan kode verifikasi, lalu mendaftarkan nomor menggunakan NIK.


Berikut merupakan tampilan awal ketika membuka aplikasi.




Dan ada beberapa slide tentang aplikasi.





Sama seperti aplikasi lainnya, aplikasi myIM3 juga meminta beberapa izin untuk mengaktifkan VPN dari pengaturan handphone Anda untuk menggunakan kuota khusus, izin untuk melacak lokasi dan izin untuk panggilan telepon.







Di gambar terdapat petunjuk menu-menu dan fungsinya.


Beginilah tampilan home dari aplikasi myIM3, di bawahnya terdapat info baru nih kalau aplikasi ini bisa digunakan meski offline.


Ini benar-benar tampilan home nya niiiih.


Ini adalah tampilan untuk reward. Saya sendiri belum pernah menggunakan fitur ini. Kalian mungkin bisa mencoba menggunakannya sendiri, hehe.


Nah, disini adalah untuk membeli kuota nih. Banyak sekali pilihannya, kita dapat melakukan transaksi menggunakan pulsa ataupun rekening nih teman-teman.







Diatas merupakan tampilan pilihan kuota atau paket internet yang bisa kita beli di aplikasi myIM3 ini.


Ini merupakan tampilan pada menu bantuan.


Ini yang saya baru ketahui akhir-akhir ini setelah melakukan update pada aplikasi myIM3, yaitu adanya fitur baru, Chat dengan INDIRA. INDIRA ini membantu kita dalam menggunakan aplikasi, pembelian kuota dan lain sebagainya. Boleh dicoba sendiri ya chatting dengan INDIRA nya, hehe~


Ini isi lain dari menu Bantuan.


Ini adalah tampilan pada menu profil.


Apabila mengklik pengaturan yang terletak di pojok kanan, maka akan muncul tampilan sebagaimana di atas.


Kamu juga dapat mengubah profil kamu dan menambahkan foto profil pada aplikasi ini.


myIM3 juga memiliki fitur menambahkan nomor lainnya untuk diakses di aplikasi.

Kemudahan dari memakai aplikasi ini sebagai berikut.

  1. Tampilannya tidak ribet dan enak dilihat.
  2. Penggunaannya pun tidak menyusahkan
  3. Bisa dibuka meski offline
  4. Apabila membeli kuota melalui aplikasi, akan mendapatkan tambahan kuota 3GB untuk 7 hari.
Saran untuk website hanya saja kadang aplikasi tidak bisa dibuka ketika offline. Dan kadang tidak ada pemberitahuan apabila kuota hampir habis atau sudah memasuki masa tenggang. Tapi sejauh ini, saya nyaman-nyaman saja menggunakan aplikasi ini untuk pembelian kuota internet.

Saya rasa cukup sekian untuk review nya, saya harap berguna bagi anda pengguna kartu Indosat. Terimakasih sudah berkunjung~

Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.