Assalamu'alaikumwarrahmatullahi wabarakatuh.
Halo, sudah lama sekali saya tidak memposting.
Saya kira tugas saya untuk satu semester ini sudah selesai, tapi ternyata belum. Ada satu materi lagi yang belum saya upload di blog. Yaitu materi tentang searching dan ordering. Apa itu searching dan ordering?
Jadi disini kita akan menambahkan fungsi baru, yaitu untuk searching (mencari) dan ordering (mengurutkan).
Pertama, buka file v_index.php dan tambahkan :
Digunakan untuk membuat form yang aksinya mengarah ke index.php
Ketika form disubmit, maka akan mengirim data 'search'. Atribut value digunakan untuk menampilkan kembali apa yang telah user input di form search tersebut.
Saya tidak bisa menampilkan hasilnya pada postingan kali ini dikarenakan XAMPP yang saya gunakan error dan membuat saya harus menguninstall nya dan data-data nya terhapus. Jadi disini saya hanya akan menampilkan source code nya saja. Pengunjung yang budiman silakan coba sendiri source code ini untuk melihat hasilnya~
Selanjutnya buka file index.php dan tambahkan :
$search = @$_GET['search']; digunakan untuk menangkap data dengan nama 'search' yang dikirim dari form dengan metode GET.
Dan yang dibawahnya, jika variable $search tidak kosong (artinya user mengisi inputan search pada form) maka, tambahkan sintaks SQL untuk mencari berdasarkan NIS atau nama lengkap.
Selanjutnya untuk ordering, buka file v_index.php dan tambahkan :
Dan buka file index.php dan tambahkan :
Jika variable $order_field dan $order_mode tidak kosong (artinya user mengklik tombol sort pada tabel) maka, tambahkan sintaks SQL untuk melakukan ordering berdasarkan kolom yang di klik.
Hasil dari query lengkapnya menjadi :
SELECT * FROM siswa ORDER BY nis ASC;
Perintah diatas akan menampilkan data dengan diurutkan berdasarkan nis secara ASCENDING.
Jadi, segitu saja untuk postingan kali ini. Tidak bosan-bosannya saya bilang terimakasih sudah berkunjung~
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Sabtu, 14 Desember 2019
Selasa, 22 Oktober 2019
Praktikum 30 : Delete Data
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Hehe, udah ketemu lagi aja nih. Huaaa udah praktikum 30 aja nih gan :')
Kali ini juga masih nyambung kok sama yang sebelumnya. Kalo yang sebelumnya kita bahas tentang mengedit data, kalo sekarang nih kita menghapus data gan, yuk langsung simak aja yuk.
Simpel banget deh delete ini, kita cuma bakal bikin aksi delete nya aja.
Pertama tuh buat link delete dulu di tabel nya, yaitu di file v_index.php kaya gini nih.
Kalo tadi untuk edit kita bikin file baru yaitu edit.php untuk aksi editnya, maka sekarang kita bakal bikin file delete.php untuk aksi delete. Berikut kodenya.
Bentuk umum query delete tuh gini guys
DELETE FROM nama_tabel WHERE key = 'value'
Kita gak perlu bikin v_delete, karena tidak menampilkan view apapun saat delete, hanya action delete saja. Ayok deh cobain bikin sendiri atau copas coding di atas lalu Run untuk melihat gimana hasilnya. Bayangannya seperti ini nih.
Kalau disini masih bisa lihat baris nama Nisrina Nada Agnela dan belum ada link untuk delete disitu. Setelah ditambah kan link delete dan aksinya lalu coba klik delete maka...
Taraaaaaa~ baris tersebut terhapus dari tabel dan juga database nya. Kalau masih penasaram boleh banget kalian coba sendiri codingannya buat lihat sendiri gimana aksinya~
Jadi, postingan kali ini segitu aja deh, hehe dikit banget ya. Gapapa deh, ga bosen-bosennya aku bilang makasih sama yang udah mau berkunjung ke blog ku iniiii, hehe.
Aku pamit, wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh~
Hehe, udah ketemu lagi aja nih. Huaaa udah praktikum 30 aja nih gan :')
Kali ini juga masih nyambung kok sama yang sebelumnya. Kalo yang sebelumnya kita bahas tentang mengedit data, kalo sekarang nih kita menghapus data gan, yuk langsung simak aja yuk.
Simpel banget deh delete ini, kita cuma bakal bikin aksi delete nya aja.
Pertama tuh buat link delete dulu di tabel nya, yaitu di file v_index.php kaya gini nih.
Kalo tadi untuk edit kita bikin file baru yaitu edit.php untuk aksi editnya, maka sekarang kita bakal bikin file delete.php untuk aksi delete. Berikut kodenya.
Bentuk umum query delete tuh gini guys
DELETE FROM nama_tabel WHERE key = 'value'
Kita gak perlu bikin v_delete, karena tidak menampilkan view apapun saat delete, hanya action delete saja. Ayok deh cobain bikin sendiri atau copas coding di atas lalu Run untuk melihat gimana hasilnya. Bayangannya seperti ini nih.
Kalau disini masih bisa lihat baris nama Nisrina Nada Agnela dan belum ada link untuk delete disitu. Setelah ditambah kan link delete dan aksinya lalu coba klik delete maka...
Taraaaaaa~ baris tersebut terhapus dari tabel dan juga database nya. Kalau masih penasaram boleh banget kalian coba sendiri codingannya buat lihat sendiri gimana aksinya~
Jadi, postingan kali ini segitu aja deh, hehe dikit banget ya. Gapapa deh, ga bosen-bosennya aku bilang makasih sama yang udah mau berkunjung ke blog ku iniiii, hehe.
Aku pamit, wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh~
Praktikum 29 : Edit Data
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Heyyooo ketemu lagi sama Hamster disini. Kangen gak nih? Btw, sudah praktikum 29 aja ya, huhu cepet banget.
Di postingan kali ini Hamster masih mau bahas tentang database nih. Kalau kemaren bahas tentang read dan create data, kali ini Hamster mau bahas edit data. Tabel dan database nya masih sama dengan kemarin kok. Bila pada pertemuan sebelumnya Hamster bilang, Hamster tidak bisa mengeluarkan output nya, tapi setelah bertanya pada teman sekelas akhirnya Hamster bisa, hehe.
Jadi,kesalahan Hamster kemarin adalah belum membuat kolom baru pada tabel database nya dan salah mengedit file edit.php nya. Insyaallah sekarang gaakan terulang lagi kok. Jadi ayok deh kita bahas edit data ini.
Kalo kemaren kita membuat tabel dan bisa membaca dan membuatnya, kali ini kita akan mengeditnya. Pertama, ayo masuk ke file v_index.php dan menambahkan kolom baru, yaitu Aksi sebagai berikut.
Digunakan untuk membuat link yang mengarah ke file edit.php dengan parameter GET nis. Parameter GET nis digunakan untuk mendapatkan data siswa berdasarkan nis yang nantinya form akan terisi data siswa tersebut.
Selanjutnya buka file edit.php dan menambahkan kode sebagai berikut.
$nis = $_GET['nis']; digunakan untuk mengambil value dari GET parameter dengan key nis.
if (empty($nis)) header ('location: index.php'); digunakan untuk memeriksa apakah parameter nis ada pada url. Jika tidak ada arahkan halaman kembalii ke index.php
$sql, $query, $siswa untuk mengambil data dari tabel siswa berdasarkan nis sesuai dengan parameter GET nya.
$query->fetch_array() tanpa looping artinya hanya mengambil hasil query baris pertama saja (1 data).
if (empty($nis)) header ('location: index.php'); digunakan untuk memeriksa apakah data siswa dengan nis tersebut ada pada tabel siswa. Jika tidak ada maka arahkan halaman kembali ke index.php (Data tidak ditemukan). Pada kondisi ini anda bisa saja menampilkan pesan error data tidak ditemukan atau aksi lainnya sesuai dengan kebutuhan anda.
if ($_SERVER['REQUEST_METHOD'] == 'POST') digunakna untuk memeriksa apakah ada request dalam bentuk POST yang dikirim ke halaman ini.
$nis = $_POST['nis']; dsb digunakan untuk mengambil data dalam bentuk POST dari form.
$sql = "UPDATE siswa SET......" digunakan untuk membuat SQL string untuk mengubah data pada tabel siswa.
Bentuk umum QUERY UPDATE
UPDATE nama_tabel SET FIELD1 = 'VALUE1', FIELD2 ='VALUE2', ...
WHERE key = '$key'
Selanjutnya buka file v_tambah.php dan tambahkan kode seperti berikut.
Untuk melakukan edit data, kita menggunakan form tambah yang sudah kita buat dengan menambahkan kondisi untuk menentukan kapan form menjadi mode tambah dan kapan form menjadi mode edit. Form mode tambah ketika tidak ada variabel $siswa yang dikirim ke views v_tambah.php. Form mode edit ketika ada variable $siswa yang dilewatkan ke views v_tambah.php
$action Kondisi tersebut disimpan di baris paling awal file v_tambah.php dan action pada form diganti menggunakan variabel.
Value ="<?= @$siswa['nis'] ?>" digunakan untuk memberikan value pada input text tersebut. Value berasal dari data siswa. Simbol @ digunakan untuk menyembunyikan warning apabila variable undefined. Berguna untuk mempersingkat baris program sehingga kita tidak perlu menambahkan baris program untuk memeriksa apakah variable terdefinisikan atau tidak menggunakan function empty.
Untuk memberikan value pada input radio digunakan perintah seperti diatas menggunakan if-ternary. Jika $siswa['jenis_kelamin'] sama dengan 'L' maka input radio tersebut berstatus 'checked' atau terpilih.
Untuk memberikan value pada input select digunakan perintah seperti diatas menggunakan if-ternary juga. Jika $siswa['kelas\] sama dengan 'XII-RPL1' maka input radio tersebut berstatus 'selected' atau terpilih.
Begitu tampilannya apabila di Run dan klik edit untuk mengedit datanya. Silahkan coba sendiri ya^^
Kayanya cukup segini aja dulu buat postingan kali ini. Terimakasih yaaa yang sudah berkunjung~
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Heyyooo ketemu lagi sama Hamster disini. Kangen gak nih? Btw, sudah praktikum 29 aja ya, huhu cepet banget.
Di postingan kali ini Hamster masih mau bahas tentang database nih. Kalau kemaren bahas tentang read dan create data, kali ini Hamster mau bahas edit data. Tabel dan database nya masih sama dengan kemarin kok. Bila pada pertemuan sebelumnya Hamster bilang, Hamster tidak bisa mengeluarkan output nya, tapi setelah bertanya pada teman sekelas akhirnya Hamster bisa, hehe.
Jadi,kesalahan Hamster kemarin adalah belum membuat kolom baru pada tabel database nya dan salah mengedit file edit.php nya. Insyaallah sekarang gaakan terulang lagi kok. Jadi ayok deh kita bahas edit data ini.
Kalo kemaren kita membuat tabel dan bisa membaca dan membuatnya, kali ini kita akan mengeditnya. Pertama, ayo masuk ke file v_index.php dan menambahkan kolom baru, yaitu Aksi sebagai berikut.
Digunakan untuk membuat link yang mengarah ke file edit.php dengan parameter GET nis. Parameter GET nis digunakan untuk mendapatkan data siswa berdasarkan nis yang nantinya form akan terisi data siswa tersebut.
Selanjutnya buka file edit.php dan menambahkan kode sebagai berikut.
$nis = $_GET['nis']; digunakan untuk mengambil value dari GET parameter dengan key nis.
if (empty($nis)) header ('location: index.php'); digunakan untuk memeriksa apakah parameter nis ada pada url. Jika tidak ada arahkan halaman kembalii ke index.php
$sql, $query, $siswa untuk mengambil data dari tabel siswa berdasarkan nis sesuai dengan parameter GET nya.
$query->fetch_array() tanpa looping artinya hanya mengambil hasil query baris pertama saja (1 data).
if (empty($nis)) header ('location: index.php'); digunakan untuk memeriksa apakah data siswa dengan nis tersebut ada pada tabel siswa. Jika tidak ada maka arahkan halaman kembali ke index.php (Data tidak ditemukan). Pada kondisi ini anda bisa saja menampilkan pesan error data tidak ditemukan atau aksi lainnya sesuai dengan kebutuhan anda.
if ($_SERVER['REQUEST_METHOD'] == 'POST') digunakna untuk memeriksa apakah ada request dalam bentuk POST yang dikirim ke halaman ini.
$nis = $_POST['nis']; dsb digunakan untuk mengambil data dalam bentuk POST dari form.
$sql = "UPDATE siswa SET......" digunakan untuk membuat SQL string untuk mengubah data pada tabel siswa.
Bentuk umum QUERY UPDATE
UPDATE nama_tabel SET FIELD1 = 'VALUE1', FIELD2 ='VALUE2', ...
WHERE key = '$key'
Selanjutnya buka file v_tambah.php dan tambahkan kode seperti berikut.
Untuk melakukan edit data, kita menggunakan form tambah yang sudah kita buat dengan menambahkan kondisi untuk menentukan kapan form menjadi mode tambah dan kapan form menjadi mode edit. Form mode tambah ketika tidak ada variabel $siswa yang dikirim ke views v_tambah.php. Form mode edit ketika ada variable $siswa yang dilewatkan ke views v_tambah.php
$action Kondisi tersebut disimpan di baris paling awal file v_tambah.php dan action pada form diganti menggunakan variabel.
Value ="<?= @$siswa['nis'] ?>" digunakan untuk memberikan value pada input text tersebut. Value berasal dari data siswa. Simbol @ digunakan untuk menyembunyikan warning apabila variable undefined. Berguna untuk mempersingkat baris program sehingga kita tidak perlu menambahkan baris program untuk memeriksa apakah variable terdefinisikan atau tidak menggunakan function empty.
Untuk memberikan value pada input radio digunakan perintah seperti diatas menggunakan if-ternary. Jika $siswa['jenis_kelamin'] sama dengan 'L' maka input radio tersebut berstatus 'checked' atau terpilih.
Untuk memberikan value pada input select digunakan perintah seperti diatas menggunakan if-ternary juga. Jika $siswa['kelas\] sama dengan 'XII-RPL1' maka input radio tersebut berstatus 'selected' atau terpilih.
Begitu tampilannya apabila di Run dan klik edit untuk mengedit datanya. Silahkan coba sendiri ya^^
Kayanya cukup segini aja dulu buat postingan kali ini. Terimakasih yaaa yang sudah berkunjung~
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Selasa, 15 Oktober 2019
Praktikum 27-28 : Read dan Create Data
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Bertemu lagi dengan postingan mingguan bucin Wonjin ini yang tak jauh dari tugas dan pemrograman web. Hamster lagi galau nih gara-gara banyak fanwar sama masalah Sulli :(
Heup, berhenti bahas war karena disini adalah lapak nugas. Tapi, kalau kalian mau bahas war sama aku boleh banget, hayu mutualan di Twitter, hehe.
Jadi, back to the topic, kali ini tuh sesuai judul, aku bakal bahas soal read dan create data. Hm? Asing banget ya? Dimana tuh bikinnya?
Pengunjung setia blog Hamster, pernah denger database ga? Pasti pernah lah ya kalau kalian sudah cukup lama berkecimpung di dunia coding ini. Nah, sekarang kita bakal belajar bikin database nya ini nih, guys.
Sebelumnya, kita udah pernah install XAMPP untuk menjalankan program PHP kita kan. Lalu masih ingat juga kan cara kita untuk menjalankan program tersebut adalah dengan mengetikkan alamat file di address bar pada Google Chrome atau browser apapun yang kamu pakai. Nah, cara kita untuk membuka dan membuat database pun seperti itu teman-teman, bagaimana sih caranya?
Begini nih, teman-teman tinggal mengetikkan localhost/phpmyadmin pada adress bar, sebelum itu, jangan lupa nyalakan XAMPP nya ya!
Nah, setelah kita membuka itu, kita akan disambut tampilan seperti ini nih.
Untuk membuat sebuah database (basis data) kita bisa mengklik Basis Data atau Baru.
Disitu kita isi nama database lalu klik Buat.
Setelah itu kita membuat kolom dan menentukan tipe serta panjang datanya dan menentukan primary key dari tabel tersebut.
Misal nih, untuk tugas kali ini, Hamster disuruh untuk membuat lima kolom seperti berikut.
nis int(10)
nama_lengkap varchar(100)
jenis_kelamin char(1)
kelas varchar(10)
jurusan varchar(50)
Setelah itu kita dapat mengisi tabel sesuai yang kita inginkan (minimal 3 data deh).
Dannnnn setelah ini kita beralih ke pemrogramannya nih teman, huhu pusing banget.
Sebelum itu, Hamster minta kalian untuk membuat struktur folder terlebih dahulu. Struktur folder dibuat agar memudahkan kita memisahkan file-file yang berhubungan dengan web kita. Simpan file yang berhubungan dengan library pembantu pada folder lib. Simpan file yang berhubungan dengan program inti pada folder root. Simpan file yang berhubungan dengan tampilan pada folder views. Simpan file yang berhubungan dengan asset (images, css, js, dsb) pada folder assets.
Buat file library.php dan simpan pada folder lib. Buat isinya sebagai berikut, nama database disesuaikan dengan nama database yang kalian buat ya teman-teman.
session_start digunakan untuk menciptakan session, session digunakan untuk menyimpan data atau state pada server.
Konfigurasi awal untuk koneksi ke database.
Untuk HTML kalian tambahkan sendiri ya hehe, diatas cuma bagian tabelnya saja.
Lalu buat file index.php diluar semua folder diatas dan isinya sebagai berikut.
Setelah itu tambahkan query pada file index.php sebagai berikut.
$sql adalah variable untuk menyimpan query Anda. Query yang dibuat harus mengikuti kaidah penulisan SQL. Query yang ditulis dapat dalam bentuk apapun (WHERE, JOIN, GROUP, ORDER, dsb) sesuai dengan kebutuhan Anda.
Pada baris berikutnya melakukan query ke database. Variabel $mysqli didapat dari library.
Selanjutnya bukalah file v_index.php dan tambahkan berikut ini.
fetch_array() digunakan untuk mendapatkan data dalam bentuk array kemudian dilakukan iterasi sejumlah data yang ada dari hasil query.
$siswa['nis'] digunakan untuk mendapatkan data NIS pada tabel. Nama array asosiatif yang dipanggil harus sesuai dengan nama field/kolom pada tabel yang Anda buat.
Cobalah Run di browser dan lihat sendiri bagaimana hasilnya, hehe <3
Selanjutnya kita akan beralih pada create data alias membuat data nih.
Pertama, buka file v_index.php lalu tambahkan sebagai berikut.
Digunakan untuk membuat link yang mengarah ke file tambah.php
Buat file v_tambah.php pada folder views dan berikut isinya.
Buat juga file tambah.php di luar semua folder yang isinya sebagai berikut.
Coba Run di Browser dan klik Tambah Data untuk melihat seperti apa outputnya.
Klik Tambah Data.
Setelah itu buka lagi file tambah.php dan tambahkan sebagai berikut.
if $_SERVER['REQUEST_METHOD'] == 'POST' digunakan untuk memeriksa apakah ada request dalam bentuk POST yang dikirim ke halaman ini (halaman tambah.php)
$nis = $_POST['nis'] digunakan untuk mengambil data dalam bentuk POST dari form.
$sql digunakan untuk membuat SQL string untuk memasukkan data ke tabel siswa.
Bentuk umum dari query insert adalah
INSERT INTO nama_tabel (FIELD1, FIELD2, FIELD3, ...)
VALUES ('VALUE1', 'VA;UE2', 'VALUE3', ...)
$mysqli->query digunakan untuk melakukan query ke SQL. Apabila error maka akan muncul pesan error nya.
header digunakan untuk mengarahkan (redirect) halaman ke index.php
Selanjutnya ada studi kasus, yaitu menambahkan kolom alamat, golongan darah dan nama ibu kandung, berikut codingnya.
Pada file v_index.php
Pada v_tambah.php
Pada tambah.php
Sedangkan pada file index.php nya sama saja seperti diatas.
Untuk output, Hamster gabisa upload nih. Soalnya output nya ga keluar, Hamster gatau letak kesalahan codingan Hamster ada dimana, temen-temen ada yang mau bantuin ga nih? Di kolom komentar aja yuk kalau mau, Hamster tunggu <3
Jadi, sekian aja deh untuk postingan kali ini. Iyaaa postingan kali ini beda, Hamster gabungin dua materi dalam satu postingan aja soalnya masih berkesinambungan nih.
Terimakasih bagi yang sudah berkunjung ke blog akuuuu. ILY 3000 deh hehe.
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Bertemu lagi dengan postingan mingguan bucin Wonjin ini yang tak jauh dari tugas dan pemrograman web. Hamster lagi galau nih gara-gara banyak fanwar sama masalah Sulli :(
Heup, berhenti bahas war karena disini adalah lapak nugas. Tapi, kalau kalian mau bahas war sama aku boleh banget, hayu mutualan di Twitter, hehe.
Jadi, back to the topic, kali ini tuh sesuai judul, aku bakal bahas soal read dan create data. Hm? Asing banget ya? Dimana tuh bikinnya?
Pengunjung setia blog Hamster, pernah denger database ga? Pasti pernah lah ya kalau kalian sudah cukup lama berkecimpung di dunia coding ini. Nah, sekarang kita bakal belajar bikin database nya ini nih, guys.
Sebelumnya, kita udah pernah install XAMPP untuk menjalankan program PHP kita kan. Lalu masih ingat juga kan cara kita untuk menjalankan program tersebut adalah dengan mengetikkan alamat file di address bar pada Google Chrome atau browser apapun yang kamu pakai. Nah, cara kita untuk membuka dan membuat database pun seperti itu teman-teman, bagaimana sih caranya?
Begini nih, teman-teman tinggal mengetikkan localhost/phpmyadmin pada adress bar, sebelum itu, jangan lupa nyalakan XAMPP nya ya!
Nah, setelah kita membuka itu, kita akan disambut tampilan seperti ini nih.
Untuk membuat sebuah database (basis data) kita bisa mengklik Basis Data atau Baru.
Disitu kita isi nama database lalu klik Buat.
Setelah itu kita membuat kolom dan menentukan tipe serta panjang datanya dan menentukan primary key dari tabel tersebut.
Misal nih, untuk tugas kali ini, Hamster disuruh untuk membuat lima kolom seperti berikut.
nis int(10)
nama_lengkap varchar(100)
jenis_kelamin char(1)
kelas varchar(10)
jurusan varchar(50)
Setelah itu kita dapat mengisi tabel sesuai yang kita inginkan (minimal 3 data deh).
Dannnnn setelah ini kita beralih ke pemrogramannya nih teman, huhu pusing banget.
Sebelum itu, Hamster minta kalian untuk membuat struktur folder terlebih dahulu. Struktur folder dibuat agar memudahkan kita memisahkan file-file yang berhubungan dengan web kita. Simpan file yang berhubungan dengan library pembantu pada folder lib. Simpan file yang berhubungan dengan program inti pada folder root. Simpan file yang berhubungan dengan tampilan pada folder views. Simpan file yang berhubungan dengan asset (images, css, js, dsb) pada folder assets.
Buat file library.php dan simpan pada folder lib. Buat isinya sebagai berikut, nama database disesuaikan dengan nama database yang kalian buat ya teman-teman.
session_start digunakan untuk menciptakan session, session digunakan untuk menyimpan data atau state pada server.
Konfigurasi awal untuk koneksi ke database.
- Host adalah host database Anda.
- User adalah username database Anda. Default nya root.
- Pass adalah password database Anda. Default nya kosong.
- DB adalah database yang sudah Anda buat.
Sedangkan mysqli_connect adalah perintah untuk melakukan koneksi ke database dengan konfigurasi yang sudah kita atur sebelumnya.
Setelah itu, buat file v_index.php disimpan pada folder views dan buat tabel sebagai berikut.
Untuk HTML kalian tambahkan sendiri ya hehe, diatas cuma bagian tabelnya saja.
Lalu buat file index.php diluar semua folder diatas dan isinya sebagai berikut.
Setelah itu tambahkan query pada file index.php sebagai berikut.
$sql adalah variable untuk menyimpan query Anda. Query yang dibuat harus mengikuti kaidah penulisan SQL. Query yang ditulis dapat dalam bentuk apapun (WHERE, JOIN, GROUP, ORDER, dsb) sesuai dengan kebutuhan Anda.
Pada baris berikutnya melakukan query ke database. Variabel $mysqli didapat dari library.
Selanjutnya bukalah file v_index.php dan tambahkan berikut ini.
fetch_array() digunakan untuk mendapatkan data dalam bentuk array kemudian dilakukan iterasi sejumlah data yang ada dari hasil query.
$siswa['nis'] digunakan untuk mendapatkan data NIS pada tabel. Nama array asosiatif yang dipanggil harus sesuai dengan nama field/kolom pada tabel yang Anda buat.
Cobalah Run di browser dan lihat sendiri bagaimana hasilnya, hehe <3
Selanjutnya kita akan beralih pada create data alias membuat data nih.
Pertama, buka file v_index.php lalu tambahkan sebagai berikut.
Digunakan untuk membuat link yang mengarah ke file tambah.php
Buat file v_tambah.php pada folder views dan berikut isinya.
Buat juga file tambah.php di luar semua folder yang isinya sebagai berikut.
Coba Run di Browser dan klik Tambah Data untuk melihat seperti apa outputnya.
Klik Tambah Data.
Setelah itu buka lagi file tambah.php dan tambahkan sebagai berikut.
if $_SERVER['REQUEST_METHOD'] == 'POST' digunakan untuk memeriksa apakah ada request dalam bentuk POST yang dikirim ke halaman ini (halaman tambah.php)
$nis = $_POST['nis'] digunakan untuk mengambil data dalam bentuk POST dari form.
$sql digunakan untuk membuat SQL string untuk memasukkan data ke tabel siswa.
Bentuk umum dari query insert adalah
INSERT INTO nama_tabel (FIELD1, FIELD2, FIELD3, ...)
VALUES ('VALUE1', 'VA;UE2', 'VALUE3', ...)
$mysqli->query digunakan untuk melakukan query ke SQL. Apabila error maka akan muncul pesan error nya.
header digunakan untuk mengarahkan (redirect) halaman ke index.php
Selanjutnya ada studi kasus, yaitu menambahkan kolom alamat, golongan darah dan nama ibu kandung, berikut codingnya.
Pada file v_index.php
Pada v_tambah.php
Pada tambah.php
Sedangkan pada file index.php nya sama saja seperti diatas.
Untuk output, Hamster gabisa upload nih. Soalnya output nya ga keluar, Hamster gatau letak kesalahan codingan Hamster ada dimana, temen-temen ada yang mau bantuin ga nih? Di kolom komentar aja yuk kalau mau, Hamster tunggu <3
Jadi, sekian aja deh untuk postingan kali ini. Iyaaa postingan kali ini beda, Hamster gabungin dua materi dalam satu postingan aja soalnya masih berkesinambungan nih.
Terimakasih bagi yang sudah berkunjung ke blog akuuuu. ILY 3000 deh hehe.
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Selasa, 08 Oktober 2019
Praktikum 26 : Fungsi pada PHP
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh~
Bertemu lagi dengan saya di postingan yang baru, kali ini saya akan membahas hal baru nih, yaitu fungsi. Apa sih fungsi?
Fungsi adalah kumpulan dari beberapa statement yang dibuat dengan tujuan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Fungsi juga digunakan untuk mencegah script di eksekusi pada saat halaman website di load, karena untuk mengeksekusinya kita harus memanggil fungsi tersebut.
Pembuatan fungsi bentuk umumnya adalah sebagai berikut
function nama_fungsi(parameter) {
//isi fungsi
}
Ketika fungsi yang kita buat ingin mengembalikan nilai maka tambahkan return sebelum fungsi ditutup.
function nama_fungsi(parameter) {
//isi fungsi
return variable;
}
Macam-macam fungsi ada banyak, berikut beberapa macam fungsi :
Bertemu lagi dengan saya di postingan yang baru, kali ini saya akan membahas hal baru nih, yaitu fungsi. Apa sih fungsi?
Fungsi adalah kumpulan dari beberapa statement yang dibuat dengan tujuan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Fungsi juga digunakan untuk mencegah script di eksekusi pada saat halaman website di load, karena untuk mengeksekusinya kita harus memanggil fungsi tersebut.
Pembuatan fungsi bentuk umumnya adalah sebagai berikut
function nama_fungsi(parameter) {
//isi fungsi
}
Ketika fungsi yang kita buat ingin mengembalikan nilai maka tambahkan return sebelum fungsi ditutup.
function nama_fungsi(parameter) {
//isi fungsi
return variable;
}
Macam-macam fungsi ada banyak, berikut beberapa macam fungsi :
- Fungsi Aritmatika
- Fungsi Aritmatika Terapan
- Fungsi String
- Fungsi Array
- Fungsi Date => date(string_format)
Berikut akan saya berikan contoh pembuatan fungsi
Senin, 07 Oktober 2019
Praktikum 25 : Array dan CSS Media Querry
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Bertemu lagi dengan saya bucinnya hamster, hehe. Jangan bosan-bosan ya untuk berkunjung kesini. Kali ini saya masih membahas array nih, tapi ditambah materi baru juga. Apa tuh? Yuk ah simak di bawah ini.
Array yang akan dibahas disini adalah array asosiatif nih guys. Apa sih array asosiatif ini?
Array asosiatif adalah tempat menyimpan data dengan tipe data yang berbeda-beda, gimana tuh? Lihat contohnya yuk.
Dan beginilah hasilnya.
Jadi, array asosiatif adalah array yang tidak menggunakan angka sebagai kunci di setiap nilainya. Jika tidak ditentukan kunci dari sebuah elemen di array, PHP akan otomatis memberikan kuncinya berupa angka.
Satu lagi contoh array asosiatif dengan looping.
Dan begini hasilnya bila di Run.
Saya mempunyai studi kasus untuk menampilkan sebuah tabel dengan menggunakan array asosiatif, berikut source code nya.
Dan begini hasilnya.
Sekian untuk postingan kali ini, terimakasih sudah berkunjung~
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Bertemu lagi dengan saya bucinnya hamster, hehe. Jangan bosan-bosan ya untuk berkunjung kesini. Kali ini saya masih membahas array nih, tapi ditambah materi baru juga. Apa tuh? Yuk ah simak di bawah ini.
Array yang akan dibahas disini adalah array asosiatif nih guys. Apa sih array asosiatif ini?
Array asosiatif adalah tempat menyimpan data dengan tipe data yang berbeda-beda, gimana tuh? Lihat contohnya yuk.
Dan beginilah hasilnya.
Jadi, array asosiatif adalah array yang tidak menggunakan angka sebagai kunci di setiap nilainya. Jika tidak ditentukan kunci dari sebuah elemen di array, PHP akan otomatis memberikan kuncinya berupa angka.
Satu lagi contoh array asosiatif dengan looping.
Dan begini hasilnya bila di Run.
Saya mempunyai studi kasus untuk menampilkan sebuah tabel dengan menggunakan array asosiatif, berikut source code nya.
Dan begini hasilnya.
Sekian untuk postingan kali ini, terimakasih sudah berkunjung~
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Selasa, 01 Oktober 2019
Praktikum 24 : Nested Looping & Array
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Haiiiiii, ketemu lagi nih sama saya si bucinnya Ham Wonjin, bosen gak? T^T jangan bosen ketemu saya ya, saya orang baik kok, hehe.
Kali ini saya kembali dengan membawa si looping lagi nih, masih dengan si PHP. Dan kita hari ini juga akan kenalan dengan array nih. Apa pada postingan sebelumnya saya sudah pernah membahas array? Sepertinya sudah ya. Mungkin kalian bisa cek sendiri, hehe.
Nah, jadi apa sih nested looping ini? Looping saja sudah pusing, ini ditambah nested segala. Apa sih nested?
Jadi, nested looping adalah looping bersarang alias ada looping di dalam sebuah looping. Nah loh, kebayang gak gimana bentuknya?
Nih saya kasih gimana bentuk umumnya.
Dan ini tampilannya bila di Run.
Lanjuuuut ada studi kasus pertama nih.
Begitu sudah di Run, masukkan angka lalu klik Submit dan begini contoh tampilannya.
Selanjutnya mari kita bahas si array nih.
Array adalah kumpulan data/elemen yang memiliki tipe data yang sama dan tersimpan dalam satu variable.
Berikut adalah contoh array 2 dimensi dan looping.
Dan ini adalah tampilannya.
Sekian saja untuk postingan kali ini, terimakasih sudah berkunjung.
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh~
Haiiiiii, ketemu lagi nih sama saya si bucinnya Ham Wonjin, bosen gak? T^T jangan bosen ketemu saya ya, saya orang baik kok, hehe.
Kali ini saya kembali dengan membawa si looping lagi nih, masih dengan si PHP. Dan kita hari ini juga akan kenalan dengan array nih. Apa pada postingan sebelumnya saya sudah pernah membahas array? Sepertinya sudah ya. Mungkin kalian bisa cek sendiri, hehe.
Nah, jadi apa sih nested looping ini? Looping saja sudah pusing, ini ditambah nested segala. Apa sih nested?
Jadi, nested looping adalah looping bersarang alias ada looping di dalam sebuah looping. Nah loh, kebayang gak gimana bentuknya?
Nih saya kasih gimana bentuk umumnya.
Dan ini tampilannya bila di Run.
Lanjuuuut ada studi kasus pertama nih.
Begitu sudah di Run, masukkan angka lalu klik Submit dan begini contoh tampilannya.
Selanjutnya mari kita bahas si array nih.
Array adalah kumpulan data/elemen yang memiliki tipe data yang sama dan tersimpan dalam satu variable.
Berikut adalah contoh array 2 dimensi dan looping.
Dan ini adalah tampilannya.
Sekian saja untuk postingan kali ini, terimakasih sudah berkunjung.
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh~
Praktikum 23 : Loop pada PHP
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Hai, bertemu lagi nih di postingan baru. Masih aja yaaa kita membahas si PHP ini loooh. Gimana gais? Pusing ngga? Saya sih jujur aja pusing, banget malah. Tapi ya apa daya yaaa bagi saya sendiri belajar PHP ini adalah kewajiban saya sebagai pelajar di jurusan Rekayasa Perangkat Lunak ini. Ett ett ini kenapa saya jadi curhat deh T^T
Yak, kali ini yang akan saya bahas adalah looping, masih ingat tidak? Saya sudah pernah membahas looping sebelumnya ya meski saya sebetulnya belum paham betul dengan looping alias pengulangan ini.
Looping yang akan saya bahas disini adalah for dan while.
Mari kita lihat bentuk umum for.
Beginilah tampilannya apabila di Run.
Dan ini adalah bentuk umum while.
Beginilah tampilannya apabila di Run.
Selanjutnya ada studi kasus yang pertama, yaitu membuat perulangan untuk menginput data siswa, seperti berikut.
Dan begini tampilannya bila di Run. Masukkan angka pada textbox yang tersedia lalu klik Submit maka akan muncul perulangan sesuai dengan angka yang dimasukkan seperti berikut.
Studi kasus kedua yaitu perulangan untuk menginput jurusan.
Dan begini tampilannya begitu di Run, masukkan angka pada textbox dan klik Submit maka akan muncul perulangan sesuai angka yang dimasukkan.
Dan terakhir studi kasus ketiga adalah untuk menghitung jumlah huruf vokal pada sebuah nama.
Berikut tampilannya.
Saya coba hitung huruf a pada nama saya sendiri yaitu nisrina nada agnela, dan begini hasilnya.
Penasaran tidak? Kalau penasaran yuk dicoba sendiri saja~
Sekian saja untuk postingan kali ini, lagi-lagi dan tak bosan-bosannya saya berterima kasih kepada Anda semua yang sudah berkunjung <3
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh~
Hai, bertemu lagi nih di postingan baru. Masih aja yaaa kita membahas si PHP ini loooh. Gimana gais? Pusing ngga? Saya sih jujur aja pusing, banget malah. Tapi ya apa daya yaaa bagi saya sendiri belajar PHP ini adalah kewajiban saya sebagai pelajar di jurusan Rekayasa Perangkat Lunak ini. Ett ett ini kenapa saya jadi curhat deh T^T
Yak, kali ini yang akan saya bahas adalah looping, masih ingat tidak? Saya sudah pernah membahas looping sebelumnya ya meski saya sebetulnya belum paham betul dengan looping alias pengulangan ini.
Looping yang akan saya bahas disini adalah for dan while.
Mari kita lihat bentuk umum for.
Beginilah tampilannya apabila di Run.
Dan ini adalah bentuk umum while.
Beginilah tampilannya apabila di Run.
Selanjutnya ada studi kasus yang pertama, yaitu membuat perulangan untuk menginput data siswa, seperti berikut.
Dan begini tampilannya bila di Run. Masukkan angka pada textbox yang tersedia lalu klik Submit maka akan muncul perulangan sesuai dengan angka yang dimasukkan seperti berikut.
Studi kasus kedua yaitu perulangan untuk menginput jurusan.
Dan begini tampilannya begitu di Run, masukkan angka pada textbox dan klik Submit maka akan muncul perulangan sesuai angka yang dimasukkan.
Dan terakhir studi kasus ketiga adalah untuk menghitung jumlah huruf vokal pada sebuah nama.
Berikut tampilannya.
Saya coba hitung huruf a pada nama saya sendiri yaitu nisrina nada agnela, dan begini hasilnya.
Penasaran tidak? Kalau penasaran yuk dicoba sendiri saja~
Sekian saja untuk postingan kali ini, lagi-lagi dan tak bosan-bosannya saya berterima kasih kepada Anda semua yang sudah berkunjung <3
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh~
Selasa, 24 September 2019
Praktikum 21 : Percabangan pada PHP
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Bertemu lagi di postingan baru. Lagi-lagi nih kita membahas si percabangan, tapi kali ini kita akan membahasnya untuk si PHP ini nih.
Diatas merupakan studi kasus pertama untuk menghitung nilai UN. Berikut tampilannya ketika di RUN.
Gimana? Sudah dapat penggambaran?
Sekarang mari kita kenalan sama yang baru, namanya ternary. Begini nih bentuknya.
Sudah mengerti belum? Nih saya kasih contoh satu lagi, yaitu studi kasus ketiga untuk membuat program serupa seperti diatas namun untuk menentukan apakah bilangan tersebut positif atau negatif.
Hayooooo, ternary ini lebih sederhana bentuknya dari sintaks if-else.
Bertemu lagi di postingan baru. Lagi-lagi nih kita membahas si percabangan, tapi kali ini kita akan membahasnya untuk si PHP ini nih.
Diatas merupakan studi kasus pertama untuk menghitung nilai UN. Berikut tampilannya ketika di RUN.
Studi kasus diatas masih termasuk dalam penggunaan method POST yaa teman-teman. Masih menyambung dengan postingan sebelumnya, jadi bagaimana, kalian sudah paham belum nih menggunakan method POST dan GET?
Yuk sekarang mari kita masuk ke contoh pertama penggunaan if-else pada PHP.
Sekarang mari kita kenalan sama yang baru, namanya ternary. Begini nih bentuknya.
Sudah mengerti belum? Nih saya kasih contoh satu lagi, yaitu studi kasus ketiga untuk membuat program serupa seperti diatas namun untuk menentukan apakah bilangan tersebut positif atau negatif.
Hayooooo, ternary ini lebih sederhana bentuknya dari sintaks if-else.
Praktikum 20 : Penanganan Input User pada PHP
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Bertemu lagi di postingan terbaru masih lanjuuuut membahas PHP nih. Kali ini kita bakal kenalan sama GET dan POST nih.
Apa sih GET sama POST ini? GET dan POST ini adalah form method. Yang seperti apa sih mereka? Yuk, kita lihat contohnya.
Dan jangan lupa untuk membuat file proses diatas dengan nama file proses.php
Setelah di Run, jangan lupa untuk mengetikkan localhost pada adress bar nya untuk melihat hasilnya.
Begini hasilnya setelah di Run.
Isi textbox diatas lalu klik kirim, maka yang akan muncul adalah sebagai di bawah ini.
Lalu selanjutnya ada contoh dari GET nih, simak yuk!
Save file diatas dengan nama latihanget.php dan jangan lupa save file di bawah juga dengan nama prosesget.php
Selanjutnya mari kita coba Run yak!
Sama seperti tadi, isi textbox nya lalu klik kirim maka akan muncul seperti di bawah ini.
Ayo, menurut kalian apa perbedaan GET dan POST ini? Sudah saya perlihatkan jelas loooh hahaha.
Clue : Lihat adress bar pada hasil run!
Sudah bisa menemukan perbedaannya? Pasti sudah bisa yaaa!
Jadiiiii, secara mendasar POST digunakan untuk mengirim data ke server, sedangkan GET untuk mengambil data dari server. Secara teknis, GET diproses lebih sedergana karena permintaan dikirimkan melalui alamat halaman (URL) dengan sistem penulisan secara berpasangan yaitu nama, variabel dan nilainya, dan pemisahan variable menggunakan karakter &.
Pengiriman data dengan POST lebih tertutup dan jauh lebih aman karena data yang dikirimkan tidak terlihat.
Agar lebih paham lagi, saya akan melampirkan dua studi kasus yang saya kerjakan disini. Cus ke yang pertama.
Ini untuk file input, save dengan nama registrasi.php
Ini untuk file output, save dengan nama lihat.php
Dan yuk, kita coba Run.
Isi form lalu klik daftar, maka akan muncul contoh format sebagai dibawah ini.
Lalu contoh kedua sebagai berikut.
Save file diatas dengan nama newpost.php
Jangan lupa untuk membuat method post nyaaa, save dengan nama viewpost.php
Lalu cus di RUN.
Masukkan apa yang ingin diisi lalu klik Post, maka akan muncul contohnya seperti di bawah ini.
Sekian saja untuk postingan kali ini, terimakasih sudah berkunjung.
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Bertemu lagi di postingan terbaru masih lanjuuuut membahas PHP nih. Kali ini kita bakal kenalan sama GET dan POST nih.
Apa sih GET sama POST ini? GET dan POST ini adalah form method. Yang seperti apa sih mereka? Yuk, kita lihat contohnya.
Save file diatas dengan nama latihanPost.php
Dan jangan lupa untuk membuat file proses diatas dengan nama file proses.php
Setelah di Run, jangan lupa untuk mengetikkan localhost pada adress bar nya untuk melihat hasilnya.
Begini hasilnya setelah di Run.
Isi textbox diatas lalu klik kirim, maka yang akan muncul adalah sebagai di bawah ini.
Lalu selanjutnya ada contoh dari GET nih, simak yuk!
Save file diatas dengan nama latihanget.php dan jangan lupa save file di bawah juga dengan nama prosesget.php
Selanjutnya mari kita coba Run yak!
Sama seperti tadi, isi textbox nya lalu klik kirim maka akan muncul seperti di bawah ini.
Ayo, menurut kalian apa perbedaan GET dan POST ini? Sudah saya perlihatkan jelas loooh hahaha.
Clue : Lihat adress bar pada hasil run!
Sudah bisa menemukan perbedaannya? Pasti sudah bisa yaaa!
Jadiiiii, secara mendasar POST digunakan untuk mengirim data ke server, sedangkan GET untuk mengambil data dari server. Secara teknis, GET diproses lebih sedergana karena permintaan dikirimkan melalui alamat halaman (URL) dengan sistem penulisan secara berpasangan yaitu nama, variabel dan nilainya, dan pemisahan variable menggunakan karakter &.
Pengiriman data dengan POST lebih tertutup dan jauh lebih aman karena data yang dikirimkan tidak terlihat.
Agar lebih paham lagi, saya akan melampirkan dua studi kasus yang saya kerjakan disini. Cus ke yang pertama.
Ini untuk file input, save dengan nama registrasi.php
Ini untuk file output, save dengan nama lihat.php
Dan yuk, kita coba Run.
Isi form lalu klik daftar, maka akan muncul contoh format sebagai dibawah ini.
Lalu contoh kedua sebagai berikut.
Save file diatas dengan nama newpost.php
Jangan lupa untuk membuat method post nyaaa, save dengan nama viewpost.php
Lalu cus di RUN.
Masukkan apa yang ingin diisi lalu klik Post, maka akan muncul contohnya seperti di bawah ini.
Sekian saja untuk postingan kali ini, terimakasih sudah berkunjung.
Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Selasa, 17 September 2019
Praktikum 19 : PHP (Hypertext Preprocessor)
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Bertemu lagi di postingan baru, kali ini kembali ngoding lagi guys, hahaha~
Saya bakal membahas soal PHP nih disini, ett tapi bukan PHP atau Pemberi Harapan Palsu loh ya. PHP disini memiliki kepanjangan Hypertext Preprocessor. PHP sendiri adalah bahasa yang dirancang khusus untuk pemrograman web. Awalnya, PHP adalah kepanjangan dari Personal Home Page yang pertama kali diciptakan oleh Rasmus Lerdorf. PHP pertama kali diciptakan untuk keperluan mencatat jumlah pengunjung homepage nya.
PHP ini adalah salah satu bahasa server-side yang paling populer. PHP juga mudah dibuat dan cepat dijalankan. PHP dapat berjalan dalam web server yang berbeda, seperti Apache, PWS, IIS dan sebagainya.. PHP juga dapat berjalan dalam OS yang berbeda. PHP diterbitkan secara open source alias gratis. PHP ini juga termasuk bahasa yang embedded atau bisa diletakkan dalam tag HTML.
Aturan umum scripting PHP ini adalah menggunakan tag buka <?php dan tag tutup ?> dan disimpan dalam file format ".php". Tidak seperti Javascript, PHP ini tidak case sensitive, jadi penulisan kapital atau tidaknya bebas terserah Anda~
Satu lagi, setiap satu statement selalu dan harus diakhiri oleh semicolon atau titik koma (;).
Bagaimana cara penulisan variable pada PHP?
Setiap variable wajib diawal dengan karakter "$". Contoh, $nama_variable
Ada 3 tipe data pada PHP, yaitu integer (bilangan bulat), double (bilangan real), dan string (teks). Untuk penulisan tipe data string wajib memakai petik satu (' ') atau tanda petik (" ").
Untuk penulisan komentar pada PHP, seperti biasa menggunakan // jika hanya ingin mengomentari 1 baris dan menggunakan /* */ jika ingin mengomentari lebih dari satu baris.
Gimana? Pusing tidak? Hehe. Tenang-tenang, seperti biasa saya akan melampirkan beberapa contoh pengcodingannya. Yuk, beralih ke contoh pertama.
Cara untuk Run program ini, terlebih dahulu harus menyalakan XAMPP. Lalu run program di browser dan pada adress bar ketik localhost/sesuaifoldertempatkalianmenyimpanfilenya/file.php
Seperti contoh, saya menyimpan program diatas di folder PWPB dengan nama file Latihan1.php maka saya mengetikkan localhost/PWPB/Latihan1.php pada adress bar nya dan berikut yang akan muncul.
Selanjutnya saya akan sedikit membahas sedikit tentang lingkup variable, dibedakan menjadi 3 jenis,, yaitu:
Bertemu lagi di postingan baru, kali ini kembali ngoding lagi guys, hahaha~
Saya bakal membahas soal PHP nih disini, ett tapi bukan PHP atau Pemberi Harapan Palsu loh ya. PHP disini memiliki kepanjangan Hypertext Preprocessor. PHP sendiri adalah bahasa yang dirancang khusus untuk pemrograman web. Awalnya, PHP adalah kepanjangan dari Personal Home Page yang pertama kali diciptakan oleh Rasmus Lerdorf. PHP pertama kali diciptakan untuk keperluan mencatat jumlah pengunjung homepage nya.
PHP ini adalah salah satu bahasa server-side yang paling populer. PHP juga mudah dibuat dan cepat dijalankan. PHP dapat berjalan dalam web server yang berbeda, seperti Apache, PWS, IIS dan sebagainya.. PHP juga dapat berjalan dalam OS yang berbeda. PHP diterbitkan secara open source alias gratis. PHP ini juga termasuk bahasa yang embedded atau bisa diletakkan dalam tag HTML.
Aturan umum scripting PHP ini adalah menggunakan tag buka <?php dan tag tutup ?> dan disimpan dalam file format ".php". Tidak seperti Javascript, PHP ini tidak case sensitive, jadi penulisan kapital atau tidaknya bebas terserah Anda~
Satu lagi, setiap satu statement selalu dan harus diakhiri oleh semicolon atau titik koma (;).
Bagaimana cara penulisan variable pada PHP?
Setiap variable wajib diawal dengan karakter "$". Contoh, $nama_variable
Ada 3 tipe data pada PHP, yaitu integer (bilangan bulat), double (bilangan real), dan string (teks). Untuk penulisan tipe data string wajib memakai petik satu (' ') atau tanda petik (" ").
Untuk penulisan komentar pada PHP, seperti biasa menggunakan // jika hanya ingin mengomentari 1 baris dan menggunakan /* */ jika ingin mengomentari lebih dari satu baris.
Gimana? Pusing tidak? Hehe. Tenang-tenang, seperti biasa saya akan melampirkan beberapa contoh pengcodingannya. Yuk, beralih ke contoh pertama.
Cara untuk Run program ini, terlebih dahulu harus menyalakan XAMPP. Lalu run program di browser dan pada adress bar ketik localhost/sesuaifoldertempatkalianmenyimpanfilenya/file.php
Seperti contoh, saya menyimpan program diatas di folder PWPB dengan nama file Latihan1.php maka saya mengetikkan localhost/PWPB/Latihan1.php pada adress bar nya dan berikut yang akan muncul.
Selanjutnya saya akan sedikit membahas sedikit tentang lingkup variable, dibedakan menjadi 3 jenis,, yaitu:
- Variable Global adalah variable yang bersifat global yang dapat dikenal dan digunakan oleh seluruh bagian script PHP.
- Variable Lokal adalah variable yang didefinisikan dalam suatu fungsi sehingga variable tersebut bersifat hanya dapat dikenali dan digunakan dalam fungsi yang mendeklarasikan variable tersebut.
- Variable Static adalah variable yang hanya ada dalam lingkup lokal suatu fungsi. Variable tidak menghilangkan nilai akhirnya ketika selesai dieksekusi dan meninggalkan fungsi tersebut.
Pada PHP juga terdapat pengelompokkan tipe data. PHP mendukung 8 tipe data. Tipe data scalar (Boolean, Integer, Floating-point, String), tipe data compound (array, object), dan tipe data khusus (resource, null).
Tipe data Boolean adalah tipe data paling sederhana, yakni untuk menyatakan suatu nilai kebenaran TRUE atau FALSE yang bersifat case sensitive. Contoh: $lulus = TRUE;
Berikut saya berikan contohnya.
Dan apabila di Run, begini tampilannya.
Selanjutnya mari kita bahas String. String adalah sekumpulan karakter. Dalam PHP, suatu karakter dianggap sebagai suatu byte sehingga ada 256 karakter berbeda. Suatu literal string dapat dinyatakan dengan tiga cara yang berbeda, yaitu:
Dan begini tampilannya saat di Run.
Dan begini tampilannya ketika di Run.
Selanjutnya mari kita bahas String. String adalah sekumpulan karakter. Dalam PHP, suatu karakter dianggap sebagai suatu byte sehingga ada 256 karakter berbeda. Suatu literal string dapat dinyatakan dengan tiga cara yang berbeda, yaitu:
- Tanda Petik Tunggal (Single Quoted)
Berikut akan saya lampirkan contohnya.
- Tanda Petik Ganda (Double Quoted)
Berikut saya lampirkan contohnya.
- Heredoc Sintax
String juga dapat dibatasi menggunakan tanda heredoc sintax ("<<<"). Identifier dituliskan setelah tanda <<<, diikuti string, dan kemudian ditutup kembali dengan identifier yang sama.
Teks heredoc berlaku seperti halnya suatu string dalam apitan tanda petik ganda yang dibuat tanpa petik ganda. Variable yang terdapat dalam heredoc sintax akan ditampilkan nilainya, tetapi hati-hatilah dalam penempatan variable tersebut agar tidak dianggap sebagai bagian dari string.
Berikut contohnya.
Langganan:
Komentar (Atom)


















































